Prediksi Gojek Soal UMKM Indonesia di Tahun 2021 - Talkabot Indonesia
Seller Asing Bunuh UMKM
Soal Seller Asing Bunuh UMKM Lokal, Begini Penjelasannya
Maret 7, 2021
WhatsApp Multi user
Mengenal WhatsApp Multiple User
Maret 15, 2021

Prediksi Gojek Soal UMKM Indonesia di Tahun 2021

UMKM Indonesia
Keberhasilan Gojek dalam merintis startup berbasis teknologi digital tidak hanya berpengaruh pada kesuksesan perusahaannya saja. Akan tetapi, Gojek juga telah berhasil menyumbangkan kontribusi sebesar 1 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) perekonomian nasional. Hal ini disampaikan oleh Lembaga Demografi Universitas Indonesia.
Melansir dari uzone.id, Gojek mengatakan keberhasilan ini tak lepas dari penyediaan teknologi yang relevan bagi UMKM Indonesia. Saat ini, ada sekitar 65 juta UMKM Indonesia yang tertarik dan telah mendaftar menjadi merchant Gojek.
“Salah satu fokus utama kami adalah memprioritaskan dukungan pada UMKM. Hal ini karena UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia saat ini,” ujar Shinto Nugroho, Chief of Public & Government Relation Gojek.
Oleh karena itu, dalam hal ini, Gojek memberikan perhatian lebih pada UMKM Indonesia. Pihaknya berharap, UMKM Indonesia dapat selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Di bawah ini uraian, prediksi Gojek mengenai UMKM, yuk simak!

1. Usaha rumahan menjadi sebuah tren, kuliner menjadi salah satu yang popular

Gojek memprediksi jenis usaha di bidang kuliner masih menjadi primadona di tahun 2021. Berdasarkan penelitian dari data yang Gojek himpun pada tahun 2020, akan ada 3 jenis kuliner yang diminati yaitu makanan manis seperti dessert box, aneka makanan kreatif dari bahan dasar produk-produk terkenal (contoh: Milo, Oreo dan lain sebagainya) dan makanan-makanan praktis seperti rice bowl.
Novi Tandjung selaku Head of Merchant Platform Business Gojek mengatakan, meskipun dalam prediksi menunjukkan ketiga makanan tersebut akan banyak diminati konsumen. Bukan berarti menutup kesempatan untuk jenis usaha lainnya

2. Pembayaran nontunai semakin diminati

Saat ini, banyak opsi pembayaran nontunai yang menawarkan kemudahan, kenyamanan serta keamanan bagi konsumennya. Fleksibilitas bagi konsumen menjadi begitu penting, lantas sebuah usaha juga akan lebih ternilai profesional apabila menyediakan banyak pilihan metode pembayaran yang aman dan nyaman. Sehingga konsumen tidak perlu lagi pusing untuk memikirkan metode pembayaran yang akan digunakan.
Gojek mendorong UMKM untuk memperbanyak opsi metode pembayaran. Mulai dari transfer bank, berbagai aplikasi uang elektronik, kode QR sampai pada cicilan tanpa kartu. Jika pelaku usaha mulai menerapkan metode-metode tersebut, dipercaya jenis konsumen baru akan datang.

3. Kepuasan konsumen menjadi yang paling utama

Kepuasan konsumen adalah yang pertama. Salah satu cara untuk mengkatkan kepuasan konsumen adalah dengan pelayanan promosi dan transaksi yang menarik. Kecepatan sebuah toko dalam melayani konsumennya juga menjadi hal yang signifikan. Hal ini karena tingkat profesionalitas sebuah usaha dapat diukur dari bagaimana cara penjual menjalin hubungan dengan konsumennya. Maka dari itu, wawasan dari sumber daya UMKM perlu ditingkatkan melalui berbagai macam pelatihan.
Selain itu, Gojek juga terus gencar mengajak UMKM untuk semakin melek terhadap dunia digital. Hal ini karena pada tahun 2025 transaksi via digital akan bertambah sebanyak 3,5 kali lipat dibandingkan dari tahun 2018. Transisi serba online harus menjadi perhatian pelaku UMKM Indonesia saat ini.
Talkabot juga mendukung pelaku UMKM untuk segera beradaptasi dengan teknologi digital. Talkabot siap membantu setiap permasalahan dan perkembangan bisnis agar semakin maju. Dengan fitur dan teknologi canggih yang tentunya akan menciptakan amazing customer experience bagi konsumen pebisnis.